Berakhirnya Kisah Hidup Claudia Alexander, Sang Primadona Antariksa dari NASA

ASTROSAINS - Salah seorang peneliti terbaik Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) yaitu Claudia Alexander, menghembuskan nafas terakhir pada 11 Juli 2015. Ia merupakan ilmuwan yang meneliti Jupiter.


NASA menyampaikan, Alexander meninggal dunia setelah hampir selama 10 tahun terakhir melawan kanker payudara. Diketahui, perempuan tersebut wafat di usia 56.

Tidak dapat dipungkiri, bahwa semasa kerjanya, Claudia telah menjadi salah satu peneliti andalan NASA. Selama perjalanannya di dunia Sains, ia telah meninggalkan berbagai berbagai jejak studi luar biasa, mulai dari pembentukan komet, Jupiter bersama bulannya Magnetospheres, ruang plasma, angin surya, lempeng tektonik, serta planet Venus, yang telah ia abadikan dalam 14 karya ilmiah karangannya.


"Claudia telah hadir dengan membawa kombinasi langka, sebuah keterampilan yang langka dalam pekerjaannya sebagai seorang penjelajah galaksi," ujar Charles Elachi, direktur Jet Propulsion Laboratory NASA, dikutip dari Space, Rabu, 22 Juli 2015.

Elachi melanjutkan, gelar doktor di bidang Fisika yang direngkuh oleh Alexander, membuat ia semakin paham akan bagaimana penemuan ilmiah dapat memengaruhi semua.

"Dan bagaimana prestasi terbesar kita adalah hasil dari kerja sama tim yang datang dengan mudah kepadanya. Wawasannya dalam proses ilmiah ini sangat dirindukan," kenang dia.

Alexander lahir di Kanada pada 1959. Namun, ia tumbuh dewasa di California, Amerika Serikat, mengikuti keluarganya. Alexander bergabung dengan NASA sejak 1986. Ia menjadi saksi kehancuran komet pada 1994 dan mengungkap atmosfer Jupiter untuk pertama kalinya.

Sesudah itu, Alexander tergabung dalam misi Galileo, kemudian menjadi pengelolanya. Misi tersebut merupakan proyek NASA untuk meneliti Jupiter. Saat menjadi pengelola proyek misi Galileo pada 2003, ia menyaksikan langsung ketika pesawat Nirawak tersebut menabrak atmosfer.

"Ini sangat sedih melihat kematian dari pesawat luar angkasa (Galileo)," ujar Alexander kala itu.

Prestasi Alexander semakin diperhitungkan dunia, ketika menjabat proyek ilmuwan untuk misi Rosetta dalam meneliti komet 67 P/Churyumov-Gerasimenko, dimana ia diberi tugas untuk membantu pendaratan robotik Philae di komet 67 P.

Source : PACE

Berakhirnya Kisah Hidup Claudia Alexander, Sang Primadona Antariksa dari NASA Berakhirnya Kisah Hidup Claudia Alexander, Sang Primadona Antariksa
dari NASA Reviewed by Anggara Feriawan on 06.53.00 Rating: 5

Tidak ada komentar: