ASTRO SAINS - Perusahaan raksasa kamera, Canon diketahui tengah mengembangkan teknologi sensor kamera baru dengan ukuran mencapai 250 Megapiksel. Ukuran yang luar biasa untuk sebuah kamera, dimana ini memang sangat jarang ditemukan. Canon juga menuturkan bahwa sensor kamera 250 Megapiksel yang dikembangkannya ini akan sangat sensitif, sehingga mampu membaca huruf pada badan pesawat terbang dari kejauhan 18 KM.
Namun demikian, teknologi hebat ini juga kemungkinan besar tidak akan dapat diterapkan pada perangkat smartphone, mengingat besarnya sumber daya yang dibutuhkan. Selain itu, sensor kamera 250 MP ini juga tidak akan bisa digunakan untuk kegiatan sehari-hari seperti yang banyak dilakukan pengguna dengan ponsel pintar mereka. Sensor ini dikembangkan khusus untuk keperluan pengintaian dan pemantauan yang bakal diintegrasikan dengan perangkat aplikasi khusus seperti untuk kebutuhan penelitian dan astronomi misalnya.
Secara fisik, sensor kamera 250 Megapiksel ini memiliki ukuran yang lebih kecil dari sensor pada kamera digital biasa. Yakni hanya 29,2mm x 20,2mm. Sementara sensor kamera digital memiliki ukuran sekitar 35mm. Namun setiap piksel yang dihasilkan oleh kamera ini memiliki ukuran 1,5 mikron, hampir sama dengan yang kita dapatkan pada kamera digital biasa.
Dan seperti teknologi baru pda umumnya, sensor kamera 125 Megapiksel dari Canon ini juga mendapatkan sejumlah kometar baik positif maupun negatif. Dr Konstantin Stefanov, seorang periset senior di Centre for Electronic Imaging, Open University Inggris mengungkapkan bahwa sensor baru yang dikembangkan Canon ini sangatlah mengagumkan dari segi teknologi dan inovasi. Namun dari segi fungsi, teknologi ini patut dipertanyakan. Karena sensor kamera yang besar malah akan memunculkan permasalahan yang besar pula.
Pihak Canon juga mengakui hal tersebut. Kamera dengan sensor 250 MP ini dikatakan akan membutuhkan beberapa detik hanya untuk satu jepretan foto. Karena data yang diambilnya tergolong besar. Selain itu, data hasil jepretannya juga akan memiliki ukuran lebih besar dari biasanya.
Pihak Canon juga menambahkan bahwa sensor kamera 250 Megapiksel ini akan mampu merekam video namun hanya dengan kecepatan 5fps saja. Sangat lamban dan tidak cocok untuk sebuah film atau video iseng sekalipun. Namun meski demikian, hasil rekaman dari sensor kamera 250 Megapiksel ini dapat menawarkan kerapatan hingga 125 kali lebih besar dari video HD (720p) dan 30 kali resolsi 4K.
Di sisi lain, Dr Stefanov juga mengungkapkan bahwa teknologi lensa super besar ini bisa berguna dalam berbagai kebutuhan sains, seperti di rumah sakit, lembaga penelitian dan institusi lainnya.
Namun untuk kebutuhan lain seperti dokumentasi film, fotografi dan hal semacamnya, perkembangan teknologi sistem pencitraan saat ini sudah cukup mapan, sehingga sensor besar seperti ini bisa tidak dibutuhkan. "Kita bahkan bisa menggunakan sensor kamera kecil, namun dengan perangkat optik yang bagus untuk mendapatkan hasil yang lebih baik" ujarnya.
Temukan Berita Teknologi Lainnya hanya di Kaspala.com
Namun demikian, teknologi hebat ini juga kemungkinan besar tidak akan dapat diterapkan pada perangkat smartphone, mengingat besarnya sumber daya yang dibutuhkan. Selain itu, sensor kamera 250 MP ini juga tidak akan bisa digunakan untuk kegiatan sehari-hari seperti yang banyak dilakukan pengguna dengan ponsel pintar mereka. Sensor ini dikembangkan khusus untuk keperluan pengintaian dan pemantauan yang bakal diintegrasikan dengan perangkat aplikasi khusus seperti untuk kebutuhan penelitian dan astronomi misalnya.
Secara fisik, sensor kamera 250 Megapiksel ini memiliki ukuran yang lebih kecil dari sensor pada kamera digital biasa. Yakni hanya 29,2mm x 20,2mm. Sementara sensor kamera digital memiliki ukuran sekitar 35mm. Namun setiap piksel yang dihasilkan oleh kamera ini memiliki ukuran 1,5 mikron, hampir sama dengan yang kita dapatkan pada kamera digital biasa.
Dan seperti teknologi baru pda umumnya, sensor kamera 125 Megapiksel dari Canon ini juga mendapatkan sejumlah kometar baik positif maupun negatif. Dr Konstantin Stefanov, seorang periset senior di Centre for Electronic Imaging, Open University Inggris mengungkapkan bahwa sensor baru yang dikembangkan Canon ini sangatlah mengagumkan dari segi teknologi dan inovasi. Namun dari segi fungsi, teknologi ini patut dipertanyakan. Karena sensor kamera yang besar malah akan memunculkan permasalahan yang besar pula.
Pihak Canon juga mengakui hal tersebut. Kamera dengan sensor 250 MP ini dikatakan akan membutuhkan beberapa detik hanya untuk satu jepretan foto. Karena data yang diambilnya tergolong besar. Selain itu, data hasil jepretannya juga akan memiliki ukuran lebih besar dari biasanya.
Pihak Canon juga menambahkan bahwa sensor kamera 250 Megapiksel ini akan mampu merekam video namun hanya dengan kecepatan 5fps saja. Sangat lamban dan tidak cocok untuk sebuah film atau video iseng sekalipun. Namun meski demikian, hasil rekaman dari sensor kamera 250 Megapiksel ini dapat menawarkan kerapatan hingga 125 kali lebih besar dari video HD (720p) dan 30 kali resolsi 4K.
Di sisi lain, Dr Stefanov juga mengungkapkan bahwa teknologi lensa super besar ini bisa berguna dalam berbagai kebutuhan sains, seperti di rumah sakit, lembaga penelitian dan institusi lainnya.
Namun untuk kebutuhan lain seperti dokumentasi film, fotografi dan hal semacamnya, perkembangan teknologi sistem pencitraan saat ini sudah cukup mapan, sehingga sensor besar seperti ini bisa tidak dibutuhkan. "Kita bahkan bisa menggunakan sensor kamera kecil, namun dengan perangkat optik yang bagus untuk mendapatkan hasil yang lebih baik" ujarnya.
Temukan Berita Teknologi Lainnya hanya di Kaspala.com
Canon Tengah Kembangkan Lensa Kamera 250 Megapiksel
Reviewed by Anggara Feriawan
on
01.25.00
Rating:
Tidak ada komentar: