ASTRO SAINS - Bagi para penggemar angkasa luar dan ilmu perbintangan di Indonesia, tanggal 9 Maret 2016 nanti mungkin akan jadi momen paling berharga. Pasalnya, saat itu sekitar 12 Provinsi di Indonesia dapat menyaksikan penomena angkasa paling menakjubkan, yakni Gerhana Matahari Total (GMT). Momen ini sendiri akan bisa dilihat dengan kasat mata.
Setiap wilayah Indonesa nantinya akan bisa mengalami fenomena Gerhana Matahari Total ini, namun setiap wilayah akan mendapat durasi GMT yang berbeda satu sama lain. Namun kabarnya wilayah timurlah yang akan mendapat durasi paling panjang. Karena semakin ke timur, gerhana matahari ini akan terasa semakin lama.
Bukan cuma itu saja, LAPAN juga telah merilis lokasi di Indonesia, dimana Gerhana Matahari Total ini akan dapat dinikmati lebih lama dibanding wilayah lain, dan didaulat sebagai tempat atau lokasi paling sempurna untk mengamati gerhana matahari total kali ini. Dan wilayah itu tidak lain adalah di ibukota Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara.
Seakan tidak mau melewatkan kesempatan. Peryataan dari LAPAN ini langsung disambut antusias oleh pemerintah kota ternate, khususnya Kepala Dinasi Kebudayaan dan Pariwisata Kota Ternate, Anas Conoras. Ia mengungkapkan bahwa kota Maba sendiri dapat ditempuh dengan cepat dari Ternate baik melalui jalur udara maupun darat. " Kalau lewat darat mungkin akan memakan waktu sekitar 2 hingga 3 jam lamanya. Tapi untu jalur udara akan lebih cepat. Hanya 28 menit juga sudah bisa sampai," ujarnya.
Menteri Pariwisata Arief Yahya juga menyambung antusiasme dari Kepala Dinasi Kebudayaan Ternate tersebut. Ia mengungkapkan bahwa momen ini adalah momen yang langka sekaligus merupakan kesempatan berharga bagi pemerintah daerah untuk mempromosikan pariwisata di kota Maba. Ia juga berharap bahwa pemerintah daeran bersedia dan antusias untuk mengambil kesempatan ini dan meningkatkan pesona dan daya tarik Maba sebagai salah satu lokasi wisata menarik di tanah air.
Sayangnya fenomena berharga ini hanya bisa dinikmati di sebagian wilayah Nusantara saja. Adapun 12 provinsi yang bisa menikmati momen Gerhana Matahari Total ini diantaranya adalah Bengkulu, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Maluku Utara.
Setiap wilayah Indonesa nantinya akan bisa mengalami fenomena Gerhana Matahari Total ini, namun setiap wilayah akan mendapat durasi GMT yang berbeda satu sama lain. Namun kabarnya wilayah timurlah yang akan mendapat durasi paling panjang. Karena semakin ke timur, gerhana matahari ini akan terasa semakin lama.
"Di wilayah barat, Puncak Gerhana Matahari Total bagi dilalui pada pukul 7.20 WIB. Waktunya hanya selama 1,5 menit. Bagian tengah, puncak gerhananya pukul 8.35 WITA. Waktu gerhananya 2 menit. Di Timur, pukul 9.50 WIT selama 2-3 menit," jelas Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djalaluddin dalam Jumpa Pers Gerhana Matahari Total di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta hari Senin 25 Januari 2015 kemarin.
Bukan cuma itu saja, LAPAN juga telah merilis lokasi di Indonesia, dimana Gerhana Matahari Total ini akan dapat dinikmati lebih lama dibanding wilayah lain, dan didaulat sebagai tempat atau lokasi paling sempurna untk mengamati gerhana matahari total kali ini. Dan wilayah itu tidak lain adalah di ibukota Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara.
"Daerah yang paling lama mengalami gerhana matahari di Maba, Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara sekitar 3 menit 17 detik," ungkap Thomas.
Seakan tidak mau melewatkan kesempatan. Peryataan dari LAPAN ini langsung disambut antusias oleh pemerintah kota ternate, khususnya Kepala Dinasi Kebudayaan dan Pariwisata Kota Ternate, Anas Conoras. Ia mengungkapkan bahwa kota Maba sendiri dapat ditempuh dengan cepat dari Ternate baik melalui jalur udara maupun darat. " Kalau lewat darat mungkin akan memakan waktu sekitar 2 hingga 3 jam lamanya. Tapi untu jalur udara akan lebih cepat. Hanya 28 menit juga sudah bisa sampai," ujarnya.
Menteri Pariwisata Arief Yahya juga menyambung antusiasme dari Kepala Dinasi Kebudayaan Ternate tersebut. Ia mengungkapkan bahwa momen ini adalah momen yang langka sekaligus merupakan kesempatan berharga bagi pemerintah daerah untuk mempromosikan pariwisata di kota Maba. Ia juga berharap bahwa pemerintah daeran bersedia dan antusias untuk mengambil kesempatan ini dan meningkatkan pesona dan daya tarik Maba sebagai salah satu lokasi wisata menarik di tanah air.
Sayangnya fenomena berharga ini hanya bisa dinikmati di sebagian wilayah Nusantara saja. Adapun 12 provinsi yang bisa menikmati momen Gerhana Matahari Total ini diantaranya adalah Bengkulu, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Maluku Utara.
Ini Lokasi Paling Sempurna untuk Menikmati Gerhana Matahari Total Maret
Depan
Reviewed by Anggara Feriawan
on
00.07.00
Rating:
Tidak ada komentar: