ASTRO SAINS - Planet Saturnus bisa dikatakan sebagai planet paling unik di tata surya Bimasakti. Salah satu daya tarik yang paling menonjol dan banyak dikenal, tentunya adalah cincin planet yang pastinya sangat indah dan menggoda pandangan.
Cincin ini sendiri merupakan kumpulan material seperti es dan debu antariksa yang berkumpul dan berputar selama berjuta-juta tahun mengintari Saturnus, hingga bentuknya kini terlihat pipih, indah dan begitu rapi. Cincin planet Saturnus ini memiliki diameter sekitar 270.000 Kilometer dan sangat sulit untuk terlihat dari bumi.
Namun tahukah Anda, bahwa cincin planet Saturnus ini terdiri dari beberapa lapisan yang dikelompokkan kedalam kelompok berbeda oleh para ilmuan. Salah satu yang paling menarik adalah cincin B yang terletak pada lapisan kedua dari luar, dan bisa dikatakan sebagai lapisan cincin yang paling jelas terlihat sekaligus paling buram. Biasanya, cincin B akan berwarna lebih gelap dari Cincin A yang ada di sebelahnya.
Belakangan ini, para ilmuan mulai memperdalam penelitian dan pengamatan mengenai cincin B ini. Dan beberapa temuan rupanya bisa mengejutkan Anda, dan ternyata membuktikan bahwa teori dan dugaan para ilmuan sebelumnya mengenai cincin planet Saturnus ini keliru.
Salah satu temuan yang paling mengejutkan adalah tingkat keburaman cincin Saturnus yang tidak terlalu mempengaruhi massanya. Hal ini terbukti dari cincin B sendiri, dimana cincin B memiliki massa lebih kecil dari cincin A. Meski kepadatan partikel pada cincin B lebih bersar hingga 10 kali lipat dari cincin A yang ada di sampingnya, namun massanya paling hanya 2 sampai 3 kali lebih berat.
Temuan ini membuktikan bahwa dugaan para ilmuan sebelumnya salah. Dimana mereka menyamakan sifat dari cincin Saturnus ini dengan air di bumi, dimana makin buram air, maka makin berat massanya karena terpengaruh dari campuran partikel lumpur di dalam air.
Temuan lainnya juga mengungkapkan bahwa ternyata tingkat keburaman pada cincin B tidaklah merata. Ada beberapa bagian yang rupanya lebih buram dari bagian lainnya.
Temuan ini sendiri didapat dari hasil pengamatan terhadap salah satu materi cincin Saturnus yang disebut sebagai 'gelombang kepadatan spiral'. Yakni sebuah segmen kecil dari cincin Saturnus, yang terbentuk karena tarikan gravitasi. Setiap gelombang yang terpancar memiliki struktur yang berbeda-beda, yang dipengaruhi oleh massa dari bagian cincin. Dengan mengamati gelombang inilah, para pengamat dapat menimbang massa dari setiap bagian cincin Saturnus.
Dan sebagai hasilnya, para ahli mendapati bahwa 'kepadatan massa permukaan' pada cincin B planet Saturnus berkisar antara 40 hingga 140 gram per sentimeternya.
Selain itu, peneliti lain juga mengungkapkan bahwa jika kita bisa mengukur massa inti cincin B ini, maka kita akan bisa mengetahui lebih banyak rahasia dan berbagai misteri dibalik cincin Saturnus, termasuk usia dan awal mula terbentuknya cincin Saturnus ini. Mereka juga mengatakan bahwa cincin Saturnus ini sungguh luar biasa, dan sangat mustahil jika kita mengabaikan misteri yang menyertainya.
Cincin ini sendiri merupakan kumpulan material seperti es dan debu antariksa yang berkumpul dan berputar selama berjuta-juta tahun mengintari Saturnus, hingga bentuknya kini terlihat pipih, indah dan begitu rapi. Cincin planet Saturnus ini memiliki diameter sekitar 270.000 Kilometer dan sangat sulit untuk terlihat dari bumi.
Namun tahukah Anda, bahwa cincin planet Saturnus ini terdiri dari beberapa lapisan yang dikelompokkan kedalam kelompok berbeda oleh para ilmuan. Salah satu yang paling menarik adalah cincin B yang terletak pada lapisan kedua dari luar, dan bisa dikatakan sebagai lapisan cincin yang paling jelas terlihat sekaligus paling buram. Biasanya, cincin B akan berwarna lebih gelap dari Cincin A yang ada di sebelahnya.
Belakangan ini, para ilmuan mulai memperdalam penelitian dan pengamatan mengenai cincin B ini. Dan beberapa temuan rupanya bisa mengejutkan Anda, dan ternyata membuktikan bahwa teori dan dugaan para ilmuan sebelumnya mengenai cincin planet Saturnus ini keliru.
Salah satu temuan yang paling mengejutkan adalah tingkat keburaman cincin Saturnus yang tidak terlalu mempengaruhi massanya. Hal ini terbukti dari cincin B sendiri, dimana cincin B memiliki massa lebih kecil dari cincin A. Meski kepadatan partikel pada cincin B lebih bersar hingga 10 kali lipat dari cincin A yang ada di sampingnya, namun massanya paling hanya 2 sampai 3 kali lebih berat.
Temuan ini membuktikan bahwa dugaan para ilmuan sebelumnya salah. Dimana mereka menyamakan sifat dari cincin Saturnus ini dengan air di bumi, dimana makin buram air, maka makin berat massanya karena terpengaruh dari campuran partikel lumpur di dalam air.
Temuan lainnya juga mengungkapkan bahwa ternyata tingkat keburaman pada cincin B tidaklah merata. Ada beberapa bagian yang rupanya lebih buram dari bagian lainnya.
Temuan ini sendiri didapat dari hasil pengamatan terhadap salah satu materi cincin Saturnus yang disebut sebagai 'gelombang kepadatan spiral'. Yakni sebuah segmen kecil dari cincin Saturnus, yang terbentuk karena tarikan gravitasi. Setiap gelombang yang terpancar memiliki struktur yang berbeda-beda, yang dipengaruhi oleh massa dari bagian cincin. Dengan mengamati gelombang inilah, para pengamat dapat menimbang massa dari setiap bagian cincin Saturnus.
Dan sebagai hasilnya, para ahli mendapati bahwa 'kepadatan massa permukaan' pada cincin B planet Saturnus berkisar antara 40 hingga 140 gram per sentimeternya.
“Pada tahap ini kami belum bisa menjawab, mengapa area-area yang punya material yang sama memiliki derajat keburaman yang berbeda,” ungkap Mathew Hedman, salah satu peneliti cincin Saturnus dari University of Idaho, Amerika Serikat.
“Mungkin fenomena ini terkait dengan ukuran atau kepadatan dari tiap-tiap partikel atau bisa juga terkait dengan struktur cincin,” tambahnya.
Selain itu, peneliti lain juga mengungkapkan bahwa jika kita bisa mengukur massa inti cincin B ini, maka kita akan bisa mengetahui lebih banyak rahasia dan berbagai misteri dibalik cincin Saturnus, termasuk usia dan awal mula terbentuknya cincin Saturnus ini. Mereka juga mengatakan bahwa cincin Saturnus ini sungguh luar biasa, dan sangat mustahil jika kita mengabaikan misteri yang menyertainya.
Cincin B Planet Saturnus Punya Segudang Misteri Baru, Ilmuan Siap
Beraksi
Reviewed by Anggara Feriawan
on
16.12.00
Rating:
Tidak ada komentar: